Training Sertifikasi Manajemen Risiko

Desember 22, 2014

Training Sertifikasi Manajemen Risiko | Tahukah anda mengenai training sertifikasi manajemen risiko? Training semacam ini menjadi sangat penting mengingat bahwa memiliki sertifikasi manajemen risiko saat ini merupakan suatu kewajiban bagi bankir bankir yang menginginkan kenaikan tingkat karir. Kebutuhan dari bankir untuk melalui sertiikasi manajemen risiko ini memiliki korelasi dengan sebuah kebijakan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Peraturan ini tertulis pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 25/7/PBI/2005 yang menyangkut sertifikasi manajemen risiko bagi pengurus serta pejabat bank umum. Melalui peraturan tersebut Bank Indonesia memberikan kewajiban untuk semua pengurus dan juga pejabat bank untuk mengikuti program sertifikasi manajemen risiko.

Program Training Sertifikasi Manajemen Risiko


Training manajemen risiko memberikan anda pelatihan untuk melalui ujian sertifikasi manajemen risiko yang mencakup beberapa bidang antara lain adalah di bidang supporting risk taking unit (RTUS), core risk taking unit (RTUC), satuan kerja audit intern (SKAI), satuan kerja manajemen risiko serta satuan kerja kepatuhan (compliance). Ujian mengenai sertifikasi manajemen risiko untuk para bankir sendiri diadakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR). Menurut data yang ada sampai bulan juni 2008, didapatkan jumlah peserta yang mengikuti ujian sertifikasi manajemen risiko ada sebanyak 39.938 orang dengan jumlah orang yang lulus sebanyak 28.454 dan orang yang dinyatakan tidak lulus dari ujian tersebut mencapai angka 11.484 orang atau sekitar 28.8% dari jumlah total peserta. Hal inilah yang menjadikan training manajemen risiko menjadi sangat penting. Ujian sertifikasi manajemen risiko memang cukup sulit sehingga membutuhkan pengetahuan dan training yang memadai untuk membantu seorang bankir untuk dapat lulus.
Walaupun banyak pro kontra mengenai kebijakan sertifikasi manajemen risiko ini, sebenarnya program dari training sertifikasi manajemen risiko memiliki banyak manfaat terutama bagi para bankir sendiri. Sertifikasi semacam ini akan memberikan penambahan pengetahuan dan wawasan dari para bankir dalam bidang manajemen risiko. Sertifikasi manajemen risiko mendorong para bankir agar memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam mengatur risiko. Sertifikasi manajemen risiko juga dapat menjadi suatu standar untuk mengukur kemampuan dari bankir.

0 komentar